Skip to main content
Perbandingan pemeriksaan kadar hdl kolestrol metode precipitasi dgn metoda direct

HDL Kolesterol kerap disebut sebagai lemak yang baik, karena dalam operasinya ia membersihkan kelebihan kolesterol dari dinding pembuluh darah dengan mengangkutnya kembali ke hati. HDL Kolesterol mempunyai kandungan lemak lebih sedikit dan mempunyai kepadatan tingi atau lebih berat.

Banyak anggapan bahwa hanya usia tua atau yang gemuk saja yang menderita kolesterol tinggi. Pola makan yang tidak seimbang salah satu penyebabnya, tanpa disadari kolesterol banyak dikandung dari makanan enak, gurih, renyah, berlemak, serta minim serat, sehingga dapat meningkatkan resiko penyakit akibat gangguan pembuluh darah melalui proses penyempitan dan penyumbatan pembuluh darah yang disebut dengan aterosklerosis.

Perkembangan dunia teknologi kesehatan semakin pesat, beberapa metoda pemeriksaan di laboratorium diantaranya ada metoda langsung dan tidak langsung. Seperti pada penelitian kadar HDL Kolesterol metoda precipitasi (tidak langsung), metoda ini membutuhkan waktu yang cukup lama sedangkan metoda direct (langsung), waktunya cukup singkat. General chek up diperlukan untuk memantau kesehatan setiap individu.

Dari penelitian 30 sampel pasien yang menjalani pemeriksaan HDL Kolesterol di laboratorium klinik Rumah Sakit Sumber Sentosa Tumpang-Malang pada tanggal 01 Agustus-30 September 2010, yang dikerjakan dengan metoda precipitasi dan metoda direct setelah melalui analisa data menggunakan SPSS versi 6.0 dapat disimpulkan bahwa hipotesa nol ditolak.Hal tersebut berarti bahwa ada perbedaan antara pemeriksaan HDL Kolesterol metoda precipitasi dengan direct.