Skip to main content
UJI DAYA HAMBAT EKSTRAK KULIT BUAH KOPI ROBUSTA (Coffea canephora) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Staphylococcus aureus

Penyakit infeksi khususnya infeksi kulit yang disebabkan oleh bakteri Staphylococcus aureus merupakan penyakit yang paling banyak diderita oleh masyarakat. Pengobatan penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri memerlukan senyawa yang memiliki potensi tinggi untuk menghambat atau membunuh bakteri. Pemanfaatan berbagai tanaman yang ada di sekitar kita dapat dijadikan sebagai alternatif pengobatan penyakit infeksi. Di Indonesia kulit buah kopi pada umumnya digunakan sebagai pakan ternak, namun beberapa peneliti membuktikan bahwa kulit buah kopi robusta (Coffea canephora) mengandung senyawa metabolit sekunder yaitu kafein dan senyawa golongan polifenol yang dapat berfungsi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya hambat kulit buah kopi robusta (Coffea canephora) terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus ATCC 25923. Penelitian dilakukan secara eksperimental laboratorium menggunakan metode difusi untuk menentukan besar zona hambat sebagai konsentrasi hambatan minimum (KHM). Kulit buah kopi kering dihaluskan menjadi serpihan kecil kemudian diekstraksi dan dimaserasi dengan etanol 96% lalu diuapkan. Filtrat dibuat pengenceran dari 20% sampai 100%. Dari hasil penelitian yang dilakukan, ekstrak kulit buah kopi robusta (Coffea canephora) dapat menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus pada konsentrasi ekstrak 60% dengan besar rata-rata zona hambat 19 mm.

Referensi :

Aditya, W., 2015. Kajian Kandungan Kafein Kopi Bubuk, Nilai Ph Dan Karakteristik Aroma Dan Rasa Seduhan Kopi Jantan (Pea Berry Coffee) Dan Betina (Flat Beans Coffee) Jenis Arabika Dan Robusta. Jurnal. Fakultas Teknologi Pertanian. Universitas Udayana. Bali.

Marcelinda A., 2016. Aktivitas Antioksidan Ekstrak Limbah Kulit Ari Biji Kopi (Coffea sp) Berdasarkan Tingkat Kepolaran Pelarut. Jurnal.  Fakultas MIPA. Universitas Tadulako. Palu.

Murtafiah A., 2012. Daya Hambat Ekstrak Biji Kopi Robusta (Coffea canephora) Terhadap Streptococcus mutans. Skripsi. Fakultas Kedokteran Gigi. Universitas Negeri Jember. Jember.

Zainuddin, D. dan T. Murtisari. 1995. Penggunaan limbah agro-industri buah kopi (kulit buah kopi) dalam ransum ayam pedaging (Broiler). Pros. Pertemuan Ilmiah Komunikasi dan Penyaluran Hasil Penelitian. Sub Balai Penelitian Klepu, Puslitbang Peternakan, Bogor. hlm. 71 – 78.

Yaqin M.A., 2015. Pengaruh Ekstrak Kopi Robusta (Coffea robusta)sebagai  Penghambat Pertumbuhan Staphylococcus aureus. Jurnal.  Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan. Universitas Nusantara PGRI. Kediri.

Oleh : Puji Niqmatul Maula

Pembimbing : Dr. Hj. Siti Nur Husnul Y., S.Tp., M.Kes. dan Hj. Dheasy Herawati, S.Si., M.Si.