Skip to main content
PERBANDINGAN HASIL PEMERIKSAAN RETIKULOSIT, HEMATOKRIT DARAH VENA K₃EDTA DENGAN DARAH NATRIUM CITRAT

Retikulosit merupakan sel darah merah yang masih muda atau imature, tidak memiliki inti, berasal dari proses pematangan normoblas di sumsum tulang. Hematokrit adalah hasil pengukuran yang menyatakan perbandingan sel darah merah terhadap volume darah dalam satuan persen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil retikulosit, hematokrit menggunakan darah vena K₃EDTA dengan Natrium Citrat 3,2%. Pemeriksaan menggunakan metode manual (hapusan darah) pada parameter retikulosit dan semi automatic hematolgy analyzer untuk hematokrit. Subyek penelitian adalah 20 Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Umaha Sidoarjo. Hasil uji statistik Paired T-test untuk retikulosit menunjukkan nilai p= 0,163 (α˃ 0,05) tidak terdapat perbedaan hasil darah K₃EDTA dengan darah Natrium Citrat 3,2% dengan Wesgard QC terdapat 55 % masuk pada range Wesgard dan 45% keluar dari range Westgard QC. Sedangkan hasil hematokrit dengan uji statistik Wilcoxon menunjukkan nilai p= 0,006 (α˂ 0,05) yaitu terdapat perbedaan nilai Hematokrit darah K₃EDTA dan Natrium Citrat sedang dengan Wesgard QC nilai HCT darah NaCitrat mayoritas terdapat penurunan yaitu terdapat 18 responden 90 % dibawah nilai standar K₃EDTA.

Referensi :

Jiwintarum, Y., Srigede, L., & Asyhaer, R. K. (2020). Hematocrite Values With High Measurement Of Eritrosit After Centrifugation On Serum Making. Jurnal Analis Medika Biosains (JAMBS), 7(2), 112. https://doi.org/10.32807/jambs.v7i2.193

Setyawati, Pembantjanawati, E., & Rosita, L. (2007). Hubungan antara Indeks Produksi Retikulosit ( IPR ) dengan Red Blood Cell Distribution Width ( RDW ) pada Klasifikasi Anemia berdasarkan Defek Fungsional Correlation of Reticulocyte Production Index ( RPI ) and Red Blood Cell Distribution Width ( RDW ) on. Jurnal Kedokteran Yarsi, 16(1), 63–71.

Suega, K. (2010). Aplikasi Klinis Retikulosit. Journal of Internal Medicine, 11(3).

Syukron, M. (2017). Pengaruh Perbandingan Volume Sampel Dan Antikoagulan Natrium Sitrat 3,2% Terhadap Hasil Pemeriksaan Protrombin Time (Pt). FAKULTAS ILMU KEPERAWATAN DAN KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG, 69–73.

Oleh : Evi Dwi Aprilia Suryani

Pembimbing : Hj. Titik Sundari, S.KM., M.Si. & Hj. Dheasy Herawati, S.Si., M.Si.