Skip to main content
IDENTIFIKASI Salmonella sp. Dan Staphylococcus aureus Serta HITUNG JUMLAH TOTAL BAKTERI PADA MARGARIN YANG DIJUAL DI DAERAH SIDOARJO

Margarin merupakan produk berbentuk emulsi, baik semipadat maupun cair yang dibuat dari lemak nabati. Komposisi margarin meliputi lemak, air, vitamin A dan vitamin E serta bahan lainnya. Pada SNI 7388:2009 tentang batas maksimum cemaran mikroba terdapat beberapa bakteri yang sering didapatkan dalam bahan pangan margarin diantaranya bakteri Salmonella sp. dan Staphylococcus aureus. Bakteri Salmonella sp. dapat menyebabkan deman enteric, diare, mual muntah, kram perut. Bakteri Staphylococcus aureus merupakan agen yang paling sering menyebabkan sepsis kulit, infeksi enteric, septikemia dan pneumonia. Tujuan dilakukan penelitian untuk mengetahui cemaran Salmonella sp. dan Staphylococcus aureus serta ALT bakteri pada Margarin. Metode yang digunakan adalah eksperimen laboratorium. Dari hasil identifikasi terhadap 10 sampel tidak ditemukan bakteri Salmonella sp. dan Staphylococcus aureus. Serta hasil ALT bakteri memenuhi syarat mutu margarin.

Referensi :

Hasibuan, H.A, Hardika, A.P, 2015. Formulasi Dan Pengolahan Margarin Menggunakan Fraksi Minyak Sawit Pada Skala Industri Kecil Serta Aplikasinya Dalam Pembuatan Bolu Gulung. Jurnal Pusat Penelitian Kelapa Sawit, Medan.

Srinovia M. Suliasih N. Taufik Y. 2016. Pengaruh Lama Penyangraian Tepung Ubi Jalar dan Perbandingan Margarin dengan Mentega Terhadap Karakteristik Kue Kering Kastengel. http://repository.unpas.ac.id/2065/13/BAB%20II.pdf. Diakses 05 Maret 2018.

Wasitaningrum I D A. 2009. Uji Resistensi Staphylococcus aureus dan Escherichia coli Dari Isolat Susu Sapi Segar Terhadap Beberapa Antibiotik. Skripsi. Fakultas Farmasi. Universitas Nusantara PGRI. Kediri.

Oleh : Fines Dwi Martanda

Pembimbing : Evy Ratnasari Ekawati., S.Si., M.Si. dan dr. Raymond Ferdinand Runtu., Sp.PK., MM.